PEREMPUAN DALAM HEGOMONI MEDIA SOSIAL
"Jangan pernah malu untuk memulai tapi buktikan kamu juga bisa seperti mereka apa yang kamu tanam itu yang akan kamu petik dikemudian hari"
Penulis: Sahabatwati Islamia Ananda
Editor: J.M
Pembahasan tentang perempuan sudah tak asing lagi ditelinga pembaca tak henti-hentinya menjadi asumsi dikalangan masyarakat bahkan saling klaim dan menjatuhkan satu sama yang lain itulah mahluk ciptaan Allah Swt.
Perlu diketahui perempuan ialah sosok yang sangat mulia bahkan dalam islam perempuan sangatlah dimuliakan. Juga sudah dijelaskan dalam alqur'an surah an-nisa mengenai keistimewaan perempuan, Begitu pula dimana setelah adanya islam datang perempuan sudah diberikan kebebasan untuk mengekpresikan dirinya tapi bukan hanya bebas sebebasnya juga harus mengetahui batasan-batasan apalagi ketika perempuan yang sudah mempunyai keluarga.
Namun realitas sekarang yang sering kita lihat perkembangan zaman dari waktu ke waktu banyak perempuan yang kemudian terjebak pada berbagai persfektif media sosial sehingga membuat kepercayaan dirinya menurun. Karena apa yang diperlihatkan baik itu gaya style yang semakin kekinian, masyarakat berlomba-lomba meniru padahal kita dihegomoni dengan teknologi yang semakin berkembang.
Begitu pula perempuan juga selalu dilanda tekanan dan ekspektasi sosial yang berlebihan baik dari lingkungan keluarga maupun ligkungan sekitar. Fenomena adanya tekanan dan tuntutan dari media sosial membuat remaja tidak percaya diri merasa khawatir dan resa akan penampilan hidup, akibatnya mereka tidak bisa tampil sesuai kemauan sendiri, karena keinginan itu tertahan. Tidak pernah mencoba menggali potensi yang ada didalam diri apa kelebihan yang bisa dilakukan sebab maunusia tidak selamanya mempunyai kekurangan.
Mungkinkah terlalu sibuk dengan penampilan yang sudah melekat dalam dirinya sehingga saat ini perempuaan harus bisa menyusaikan diri disetiap keadaan agar tidak merugikan orang lain dan diri sendiri. Setiap manusia sudah diberikan kelebihan masing-masing tidak perlu irih bahkan dengki terhadap potensi orang lain.
Sebagai perempuan harus bagkit dan tidak berpacu kepada pespektif org lain yang lama kelamaan akan mendarah daging dalam diri, jika hal semacam ini dibiarkan akan membuat kita merasa tidak tenang dan tidak menghargai dan tidak bisa berkembang.
Hingga jangan pernah lelah untuk berusaha menggali potensi yang dimiliki dan terus menjadi diri sendiri meski tidak sepenuhnya seratus persen. Mumpung masih mudah bergunalah bagi semua orang jangan fikirkan ocehan netizen yang berlalu buang jauh-jauh ambil positifnya, perempuan jangan lagi tergiring oleh berita hoax hindari hal seperti itu manfaatkan media untuk sebaik-baik jangan dijadikan pembodohan.

Sangat keren
BalasHapus