"Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan. dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat. berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka".
(Ir. Soekarno)
Penulis: Sahabat Ilham Andi Lukman
Editor: J.M
Kehidupan sili berganti seperti roda yang berputar kadang menempati posisi teratas kadang pula dititik terendah itulah hidup yang sesunggunya. Begitupun didunia ini mempunyai setiap negara baik itu budaya tersendiri namun sering kali terjadi kontradiksi antar budaya yang dianut diberbagi penjuru dunia salah satunya Indonesia dengan jumlah kuantitas penduduk yang begitu banyak wilayah yang luas, kekayaan alam yang melimpa serta berangeka ragam berada diindonesia berbagai macam ras, suku, agama, dan etnis yang disatukan dalam bineka tunggal ika (berbeda beda tapi tetap satu).
Ketika budaya merupakan tradisi yang secara turun temurun dianut oleh masyarakat Nusantara untuk memberikan pemahaman bahwa pentingnya budaya untuk di pertahankan, dilestarikan serta di jalankan sebaik mungkin sesuai ciri khas masing-masing budaya yang dipercayai setiap masyarakat khususnya Indonesia sehingga tidak terjadi pertikaian antar suku yang berbeda budaya.
Perlu kita ketahui bersama bahwa agama lahir karena adanya budaya melihat dari pada sejarah akulturasi budaya yang dilakukan para penyebar Islam di Nusantara khususnya para wali songo mereka menyebarkan Islam melalui budaya sehingga nantinya para masyarakat pribumi mudah memahami ajaran-ajaran Islam yang dibawakan para wali tersebut.
Tentu hal ini menjadi cerminan kita semua untuk bagaimana memandang persoalan budaya sebagai spirit mempersatukan masyarkat sehingga lahirlah hukum adat untuk mengatur dari pada pelanggaran atau pertikaian yang terjadi dimasing-masing masyarkat yang menganut budaya.
Melihat kehidupan sehari-hari banyak masyarakat disekitar lingkungan yang meninggalkan kebudayaan secara perlahan mereka beranggapan bahwa budaya ini tidak sesuai dengan ajaran Islam dan melenceng dari sumber hukum Islam yakni Alquran dan hadis sehingga mengakibatkan konflik antar budaya satu sama lain saling berdebat.
Seharusnya perlu dipahami bahwa budaya atau tradisi menjadi penyatu dalam beragama antara satu dengan yang lain dengan budayalah mengantarkan kita melihat nilai-nilai agama karena dalam agama dapat memberikan penjelasan tentang budaya yang mana harus dipertahankan dan mana budaya yang harus ditinggalkan tapi setidaknya kita harus terus melestarikann dab mempertahankan budaya lama dan mengambil budaya yang lebih baik lagi.
Hingga keberagaman budaya di Indonesia menjadi kekayaan yang tak ternilai harganya. Semua tercipta dari proses panjang yang tentu saja melibatkan perjuangan dengan suka duka di dalamnya. Salah satu keindahan dalam bermasyarakat nilai-nilai yang terkandung didalamnya menginspirasi umat manusia. Sangat penting dalam keharmonisasian sebuah bangsa dilihat dari budayanya, karena keberhasilan sebuah bangsa dilihat dari budanya serta kemajuan sebuah bangsa dilihat dari budayanya.
Maka dari itu dalam bermasyarakat harus membangun budaya dan peradaban sebab dalam yang baik harus dipertahankan, apalagi nilai-nilai yang baik itu selaras dengan Islam dengan kondisi dilingkungan kita beradaptasi dalam setiap masyarakat, lembaga, sampai tingkat negara disana pasti ada tradisi atau hal-hal lama yang terus dipertahankan untuk kejayaan sebuah negara.

Komentar
Posting Komentar