Langsung ke konten utama

Kekeliruan Perempuan



 


Kekeliruan Perempuan  

Penulis: Sahabatwati andini

Dalam goresan pena ini akan  membahas tentang perempuan yang menjadi perbincangan terus menerus dikalangan masyarakat  apa karena perempuan  tak luput dari kesalahan dan dosa? Ya. Dianggap selalunya serba salah. Ada kala ketika  ia ditimpa oleh masalah antara sesama manusia malah justru menjauhi penciptanya.

Masalah bisa diartikan sebagai suatu pernyataan tentang keadaan yang belum sesuai dengan yang kita harapkan. Siapa yang tidak mempunyai masalah? Bahkan Rasulullah Sholallahualaihi Wasallam pun sosok yang begitu mulia menjadi panutan bagi kita seluruh umat manusia juga selalu diuji dengan berbagai permasalahan yang ada. 

 Dimana Allah swt tidak membebankan seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya (Al- Baqarah: 286) ayat Al-Quran diatas memiliki makna yang begitu mendalam Allah  memberikan masalah kepada setiap umatnya itu karena ia ingin menguji seberapa kuat hambanya dalam menghadapi ujian yang diberikan serta bagaimana bisa hambanya menyelesaikan permasalahan tersebut dengan solusi yang baik.

Hingga dapat kita ambil salah satu contoh permasalahan yang sedang trending saat ini, dimana terduga ada seorang perempuan yang telah menikah dan kini telah menyandang status sebagai istri ia juga berasal dari keluarga yang bisa dikatakan mengerti soal agama dan telah mantap berhijrah, Kemudian Allah swt menguji ia dengan permasalahan rumah tangganya, sebagaimana kita ketahui bahwa setiap rumah tangga pasti memiliki permasalahan. 

Harus juga diketahui jangan sampai bukannya menyelesaikan permasalahan dengan kepala dingin tetapi justru memilih menjauh dari Penciptanya, sosok yang dulu telah mantap berhijab kini melepaskan dahulunya selalu menggunakan pakaian tertutup kini mengumbar auratnya secara gratis dan menampakkan ke-elokan tubuhnya. Sebagai sesama perempuan jangan sampai menjadi orang yang parasit, sebaiknya kita harus merangkul dan mencari solusi yang terbaik untuk sesama perempuan. 

Adapun permasalahan seperti ini  karena kurangnya kepedulian dari orang sekitar ketika harus memilih yang mana menjadi proritas  padahal keluarga dan kerabat justru harus berperan penting memberikan saran serta support agar ia bisa mendapatkan kemudahan dan menemukan solusi dari permasalahannya.

Kemudian banyaknya presefsi  buruk orang lain sehingga perempuan terjerumus kelubang yang salah karena dikalang masyarakat orang-orang memberikan tanggapan  buruk hingga untuk apa  menjadi baik lagi katanya bermuka dua sama saja pandangan itu tak bisa dirubah nasi sudah jai bubur.

 Terlebih lagi jika ia merupakan seorang public figur yang selalu disorot oleh media dan menjadi pusat perhatian masyarakat. Tidaklah seorang muslim tertimpa kecelakaan, kemiskinan, kegundahan,  kesedihan, kesakitan maupun keduka-citaan bahkan tertusuk duri sekalipun, niscaya Allah akan menghapus dosa-dosanya dengan apa yang menimpanya itu. (HR. Bukhari).

Jadi saat melihat saudara(i) kita sedang tertimpa masalah dan ia membutuhkan bantuan sebisa mungkin kita  membantu dan memberikan saran karena bisa jadi jika kita hanya menghiraukannya justru mendatangkan masalah lain, tetapi jika dirangkul ia bisa menemukan solusi dari permasalahan yang dihadapi.

Point yang paling penting yakni ketika kita diuji oleh Allah swt dengan timpahan masalah yang tak diduga sebaiknya menginginkan kita sebagai hamba untuk lebih dekat dan berserah diri kepada sang pencipta, memohon segala kemudahan dari permasalahan dihadapi, karena setiap masalah niscaya allah akan memberikan yang terbaik dari sebelumnya sampai  menghapuskan dosa-dosa para hambanya. 

#PERGERAKAN KADER PEREMPUAN KOPRI IAIN PALOPO (PKP)2021

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tonggak Berdirinya Negara

Terlepas daripada pengakuan secara de facto dan de jure, negara mampu berdiri kokoh dan utuh serta unggul terkemuka di kancah internasional. Namun justru hal ini luput dari ruang-ruang publik dan malah di pelintir oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Wacana demi wacana beredar di khalayak untuk di jadikan ladang subur untuk di konsumsi masyarakat yang tidak berfaedah. Tindakan ekslusif yang tak menjanjikan terlebih lagi mematikan nalar kritis bagi kaum cendekiawan. Teringat beberapa fenomena yang terjadi, yang tak lain dan tak bukan adalah untik hasrat kapitalis media memainkan instrumennya dengan ritme yang sempurna. Hanya mengingatkan kembali bahwa kita selayaknya mengetahui relasi antara rakyat, pemerintah, kaum cendekiawan, budaya dan spiritualitas untuk menjaga esensi yang hingga saat ini membuat negara kita menjadi terbelakang dan hanya di pandang sebelah mata oleh negara adidaya. Skenario ini di buat lembaga-lembaga intelegent untuk mengambil peran yang sub...

Pesantren sebagai Kiblat Pendidikan

Pernahkah kita berpikir, apa aset terbesar Negeri ini ? Wahai kaum muda , bangsa ini memiliki keragaman mulai dari sisi tradisi, budaya, dan agama. Akankah berbagai keragamaan itu mampu kita terus terjaga dan lestarikan ? Itu pertanyaan penting untuk kalangan muda dengan berbagai macam gagasan dan intelektualitas. Begitu banyak persoalan yang menjadi tantangan kaum muda hari ini. Mulai dari krisis moral, mental, dan praksis pengetahuan dalam kehidupan sehari hari yang kadang disepelekan.     Saya teringat dengan apa yang pernah ditulis oleh Hadratussyeikh K.H. Hasyim Asyari bahwa, negeri ini punya identitas tersendiri. Identitas yang dimaksud itu adalah keragaman yang dimiliki bangsa ini. Namun adakah wadah yang tetap konsisten melestarikan keragaman itu ? Jawabnya tentu saja PESANTREN . Mungkin itulah wadah pendidikan yang akan saya ulas dalam tulisan ini.     Kenapa harus pesantren ? Sebenarnya semua wadah pendidikan mengajarkan berbagai macam keragama...

Perempuan sebagai Hamba Allah Swt

  Perempuan sebagai Hamba Allah Swt penulis: Nur Azima “cara pandang yang membeda-bedakan status gender (jenis kelamin), ras, suku, agama dan bangsa bukanlah cara pandang Tuhan melainkan cara pandang manusia” _KH. Husein Muhammad_ Islam sangat memperhatikan kondisi dan kedudukan perempuan. Islam  melakukan transformasi sosial atas status, posisi, dan peran perempuan, baik dalam ruang domestik maupun publik dengan cara-cara yang mulia tanpa melewatI atau mempertentangkan batas yang menjadi koodrat bagi perempuan Sejarah  yang tidak terelakkan mengamini kita untuk melihat keagungan Allah Swt dalam menciptakan makhluknya dengan sebaik-baiknya. Diantara Allah itu maha maha ‘adil’, subtansi Al-Quran adalah cinta dan kasih sayang, dengan demikian substansi Al-Qur’an juga seluruhnya juga tergambarkan sebuah keadilan sebagai manifestasi cintanya, termasuk adil antara laki-laki dan perempuan.  Pada zaman ‘jahiliyah’ kondisi perempuan sangatlah tidak manusiawi, begitu banyak p...