Langsung ke konten utama

Curhatan awal proses mewujudkan impian

       


 Curhatan awal proses mewujudkan impian

Penulis: Citra Nurul Hasana

Awal yang baik pertama kali menginjakkan kaki diwadah pergerakan mahasiswa islam indonesia dimana hari demi hari telah ku lewati bersama dengan sahabat-sahabat(i), pertama kali diriku  pribadi berfikir sambil kebingungan memilih dan berniat mau masuk organisasi mana? sebab ada organisasi intra dan ekstra kampus.

Hingga tak lama kemudian aku telah berfikir bahwa ada banyak sekali organisasi tetapi aku bingung mau milih organisasi mana yang aku inginkan, secara perlahan memikirkan bahwa ada sebuah organisasi yang bernama Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

Dimana organisasi ini telah banyak mengajarkan aku betapa pentingnya berorganisasi dan indahnya berada diwadah pergerakan biru kuning,  hal yang aku dapatkan seperti tentang pengalaman arti dari sebuah persahabatan dan kekeluargaan.

Organisasi di PMII ini juga telah mengajarkan kami tentang kedisiplinan, sopan santun, dan lain sebagainya.  Organisasi ini juga telah banyak mengajarkan ilmu bermanfaat bagi setiap anggota maupun kader terutama aku sendiri. Maka dari itu saya sebagai mahasiswa harus mulai mengetahui tentang banyak hal yang tidak pernah sama sekali aku ketahui.

 Mulai sekarang aku telah memulai berproses terus menerus dengan seiring waktu untuk belajar belajar dan terus belajar karena tanpa belajar kita akan ketertinggalan pengetahuan bersyukurlah kalian berada di organisasi PMII diriku juga sudah bisa beraktivitas kembali untuk  bertanggung jawab sebagai anggota PMII di Angkatan 61, maka dari itu Marilah kita mulai ber-PMII untuk mewujudkan semangat dan cita-cita  perjuangan sebagai kader PMII.

Marilah satukan tekat kita untuk saling berbagi ilmu antara sesama manusia bagi yang membutuhkan, dan sebarkanlah ilmu dengan niat serta ketulusan yang baik. maka dari itu harus tetap semangat bersabar belajar untuk memulai proses untuk mengembangkan ilmu yang sangat bermanfaat, jangan pernah lelah untuk terus membaca buku serta menulis yang terutama ingat rumah tercinta apa yang mengatakan setiap tempat adalah sekolah dan setiap orang adalah guru. Dan Jagan lupa sering ikuti kajian bersama dengan sahabat-sahabat (i) mulailah untuk mengubah tingkah laku kita menjadi mahasiswa(i) yang lebih baik lagi dari pada sebelumnya. 

Kalau bukan kita untuk mulai mengubah diri sendiri terus siapa lagi?

Disinilah tempat kita harus mulai untuk terus membiasakan sebagai anggota atau kader PMII yang benar-benar bertanggung jawab untuk menjalankan tugas dan fungsi masing-masing. 

Tetap semangat dan jangan menyerah. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Refleksi Pola Pikir Generasi Muda Masa Kini

Corak pemikiran generasi muda saat ini bersifat fanatis terhadap sesuatu sepanjang apa yang terlihat olehnya sehingga tak mampu merasai makna yang tersembunyi. Secara realistis, para pemuda-pemudi hari ini disibukkan oleh hal yang berbau selfish, mulai mengupdate status dengan tagar halalkan atau tinggalkan, dan lain-lain. Sehingga mereka terjebak pada dogma yang dilakukan untuk tak lagi memikirkan kesatuan dan perdamaian di negara Indonesia. Tidak bisa dipungkiri bahwa proses ideologisasi yang begitu massif dilakukan oleh kelompok-kelompok yang terorganisir untuk memecah belah kesatuan negara kita. Hoax bertebaran di media sosial yang menjadi bahan konsumsi bagi generasi muda, namun parahnya lagi ikut terlibat aktif dalam menyebarkan hoax di jejaring media sosial. Seperti yang sudah diterangkan di atas bahwa generasi muda kian mengagung-agungkan untuk menikah diusia muda, ditambah lagi dengan fenomena stigmatisasi pacaran ala syar'i. Namun belum cukup sadar bahwa ini ...

Seberapa Pentingkah Pendidikan Budaya dalam Era Globalisasi yang Progresif ?

Tentunya, bukan hal yang asing lagi di telinga kita mendengar perkembangan teknologi yang begitu pesat, seiring berjalannya waktu dalam perputaran bumi pada porosnya, khususnya dalam dunia Pendidikan. Barang itu, telah menjadi suatu keharusan bagi kita untuk dapat menikmatinya pula patut kita Syukuri bersama.  Maka itu pun, bukan menjadi alasan bagi setiap insan yang telah menikmati hasil dari semua ciptaan atas Ciptaan-Nya dengan beranggapan bahwa " Pendidikan Masa Kini tak akan ada pengaruhnya terhadap Masa yang akan Datang ". Artinya, anggapan seperti ini dikeluarkan bahwasanya, apa yang telah ada di masa kini itu sudah menjadi bagian daripada hasil dari masa lampau yang mungkin tetap selalu terkait hingga akhir zaman, namun akan terdikotomi oleh sikap yang tidak etis lagi atau dengan kata lain apatis (acuh tak acuh/masa bodoh) lagi dalam berpikir.  Olehnya, jangan heran jika hari ini kaum-kaum yang bergelut dalam dunia edukasi, itu sudah berkamuflase di poro...

SAYYIDAH AISYAH RA, Sang inspirator perempuan masa kini.

AISYAH merupakan wanita pilihan yang sangat istimewa, sang kekasih Rasulullah SAW. Sosoknya yang sangat cerdas menjadi modal tersendiri olehnya sehingga menjadi wanita yang dihormati dan disegani pada masanya, bahkan mungkin sampai saat ini masih dikagumi berkat kecerdasan yang dimilikinya.   Berbicara tentang sosok Aisyah dengan segala pemikirannya yang cemerlang, ilmu yang meluas, ketegasannya dalam bersikap, dan kepribadiannya yang mulia serta paras fisiknya yang sempurna membuat para kaum hawa masa kini sangat termotivasi, sehingga perempuan masa kini sangatlah ingin berkedudukan seperti sosok Aisyah, kekasih Rasulullah SAW.   Dapat kita ulas kembali beberapa jasa-jasa Aisyah dalam memperjuangkan harkat dan martabat perempuan, diantaranya : - Sosok Aisyah yang istiqomah membela hak perempuan. Tidak dapat dipungkiri, sejak zaman jahiliyah hingga masuknya ajaran islam di Arab, sosok perempuan tetap berada pada level kedua setelah laki-laki, padah...