Langsung ke konten utama

Miskin Kemanusiaan : Rasisme



 Miskin Kemanusiaan : Rasisme 

Penulis : Ilham Andi Lukman
Editor   : A_s

(Setiap Manusia Adalah Penulis).

“Ajarkan Kepada anak-anakmu bahwa Hak asasi
 Sama pentingnya dengan sesuap nasi”
(Mahbub Djunaidi)


Ditengah maraknya covid 19, ternyata masih ada orang yang melakukan tindak kekerasan (rasisme) yang tidak benar kepada sesama manusia!! rasisme terhadap warga kulit hitam yang diperlakukan dan di caci maki hingga tewas oleh sekelempok anggota kepolisian di minnesota Amerika sekejap menuai kritikan di beberapa media.

Beberapa hari yang lalu, setelah saya melihat  berita di tv dan linimasa media sosial berita tersebut, sontak saya mendehem dan berkata.

“Rupanya di dunia ini miskin kemanusiaan masih merajalela”

Pria kulit hitam yang meninggal dunia karena dibunuh oleh salah satu anggota kepolisian yang bernama derek Chauvin menindaki Seseorang yang bernama george hingga tewas.

Setelah kejadian tersebut, membuat warga kulit hitam melakukan aksi besar-besaran meminta pertanggung jawaban atas kematian George. Mereka menilai pembunuhan yang dilakukan oleh salah satu anggota kepolisian sangat tidak manusiawi.

Setelah saya menyimak beberapa narasi yang beredar di media sosial, bahwasanya george ini telah melakukan penipuan sehingga beliau di tangkap atas kasusnya.

Kejadian ini bukanlah hal yang baru. Rasisme kulit hitam juga pernah terjadi di tahun 2019. banyak korban yang berjatuhan akibat aksi penembakan di amerika, dan yang  mengherankan, korban yang tewas mayoritas warga kulit hitam. timbul pertanyaan, apakah yang membuat keberadaan warga kulit hitam acapkali mendapat perlakuan rasisme ?

Saya menilai bahwa aksi pembunuhan yang dilakukan di salah satu kota amerika itu sama sekali tidak memiliki rasa kemanusiaan dan keadilan. Padahal semua agama mengajarkan untuk saling melakukan yang terbaik.  Kalaupun itu salah, akan tetapi tidak semestinya mereka melakukan pembunuhan dengan cara yang tidak benar.

Seharusnya pemerintah di amerika harus bersikap keras dalam mengatasi hal tersebut. akan tetapi setelah saya menyimak dan membaca sebuah narasi seolah-olah pemerintah tidak melakukan pertanggung jawaban yang besar meskipun pelaku pembunuhan telah di tangkap.

Maka dari itu, saya menulis sebagai bentuk rasa kepedulian terhadap warga kulit hitam karena mereka di perlakukan sewenang-wenangnya oleh aparat kepolisan. Seharusnya Negara melalui pemerintah harus melindungi segenap elemen yang ada.

Sebagai penutup di akhir tulisan saya yang melihat kejadian ini, saya berpesan kepada seluruh umat manusia marilah kita bersama-sama melakukan perbuatan yang benar, saling menjaga rasa kemanusiaan, toleransi dalam setiap umat beragama, karena sejatinya manusia terbaik adalah manusia yang bermanfaat sesama manusia lainnya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Seberapa Pentingkah Pendidikan Budaya dalam Era Globalisasi yang Progresif ?

Tentunya, bukan hal yang asing lagi di telinga kita mendengar perkembangan teknologi yang begitu pesat, seiring berjalannya waktu dalam perputaran bumi pada porosnya, khususnya dalam dunia Pendidikan. Barang itu, telah menjadi suatu keharusan bagi kita untuk dapat menikmatinya pula patut kita Syukuri bersama.  Maka itu pun, bukan menjadi alasan bagi setiap insan yang telah menikmati hasil dari semua ciptaan atas Ciptaan-Nya dengan beranggapan bahwa " Pendidikan Masa Kini tak akan ada pengaruhnya terhadap Masa yang akan Datang ". Artinya, anggapan seperti ini dikeluarkan bahwasanya, apa yang telah ada di masa kini itu sudah menjadi bagian daripada hasil dari masa lampau yang mungkin tetap selalu terkait hingga akhir zaman, namun akan terdikotomi oleh sikap yang tidak etis lagi atau dengan kata lain apatis (acuh tak acuh/masa bodoh) lagi dalam berpikir.  Olehnya, jangan heran jika hari ini kaum-kaum yang bergelut dalam dunia edukasi, itu sudah berkamuflase di poro...

SAYYIDAH AISYAH RA, Sang inspirator perempuan masa kini.

AISYAH merupakan wanita pilihan yang sangat istimewa, sang kekasih Rasulullah SAW. Sosoknya yang sangat cerdas menjadi modal tersendiri olehnya sehingga menjadi wanita yang dihormati dan disegani pada masanya, bahkan mungkin sampai saat ini masih dikagumi berkat kecerdasan yang dimilikinya.   Berbicara tentang sosok Aisyah dengan segala pemikirannya yang cemerlang, ilmu yang meluas, ketegasannya dalam bersikap, dan kepribadiannya yang mulia serta paras fisiknya yang sempurna membuat para kaum hawa masa kini sangat termotivasi, sehingga perempuan masa kini sangatlah ingin berkedudukan seperti sosok Aisyah, kekasih Rasulullah SAW.   Dapat kita ulas kembali beberapa jasa-jasa Aisyah dalam memperjuangkan harkat dan martabat perempuan, diantaranya : - Sosok Aisyah yang istiqomah membela hak perempuan. Tidak dapat dipungkiri, sejak zaman jahiliyah hingga masuknya ajaran islam di Arab, sosok perempuan tetap berada pada level kedua setelah laki-laki, padah...

Generasi Z dan Artifisial Intelegensi

  Penulis : Muhammad Arya Gandi Abdillah Setiap zaman istilah yang dilabelkan pada setiap generasi selalu berubah-ubah mulai dari generasi old, generasi milineal, dan generasi sekarang yakni generasi z. Seiring dengan perkembangan zaman maka perkembangan setiap generasi pun berubah. Perubahan istilah tersebut telah berdampak pada sistem serta cara hidup masyarakat, dengan pengalihannya pada alur teknologi, lalu perubahan demikian telah juga merembet pada generasi yang hampir seluruh aturan kehidupannya telah di sandarkan semuanya pada teknologi. Generasi z telah menjadi label bagi kalangan muda masa kini, dimana era penguasaan teknologi digunakan dalam beragam sektor. Ketika tidak memanfaatkan hal demikian untuk mencari serta menggunakan teknologi sebagai mana mestinya, maka manusia menjadi terlena oleh teknologi yang ada. Teknologi adalah peluang besar para generasi z untuk menemukan informasi positif dibalik penyajian teknologi, apalagi teknologi telah menggurita didalam setiap a...