Langsung ke konten utama

Istilah Angkatan Corona


Istilah Angkatan Corona

Penulis : Sartika Kasri

Tahun ini adalah tahun yang sangat istimewa. Lagi-lagi tak terlepas dari dampak sebuah virus yang terus mewabah. Banyak aspek yang kemudian menjadi terganggu akibat dari virus ini.

Kok bisa istimewa, jangan banyak Tanya. Seruput dulu kopinya.


Sebut saja Pendidikan, ekonomi, pemerintahan, sosial dan lainnya. Namun dalam tulisan ini akan saya singgung problem yang membuming di berbagai media. Sebut saja yang sering di sebut-sebut para netizen yaitu angkatan Corona bagi lulusan tahun 2020. Meskipun hanya sebagai candaan namun hal tersebut terkesan meremehkan.

Kita tak pernah sadar bahwa mereka tak pernah ingin bernasib seperti ini. harus lulus tanpa harus mengikuti ujian nasional, tidak bisa mengadakan acara perpisahan, Dimana hal ini menjadi momentum yang tak ada duanya. karena buat mereka itu adalah momen terindah sebelum mereka mencari jati diri mereka ke pendidikan universitas yang diinginkan.

Selain itu,  banyak juga sih yang merasa senang karena tak harus mengikuti ujian nasional. kita pasti tahu sendiri alasannya, karena ujian Nasional adalah suatu tahapan yang sangat menantang namun harus kita lalui sebelum lulus sekolah.

Terkait ujian nasional sebelum pandemi memang sudah di bahas oleh para instansi tertinggi, apakah akan tetap di adakan atau tidak dengan memperhatikan beberapa hal.

Namun tahun ini menjadi kenyataan bahwa ujian Nasional telah ditiadakan alih-alih mengingat kondisi negara. kembali pada ungkapan Angkatan corona,  Seharusnya kita tidak menjadikan segala sesuatu sebagai bahan candaan. meskipun mereka tidak mengikuti ujian Nasional, tapi lulusan tahun ini juga tidak kalah hebat dari lulusan sebelumnya.

Kok bisa? Mangkenya, jangan chat si dia terus jones

Banyak siswa dan siswi yang mampu mengukir prestasi semenjak mereka mengabdikan diri di sekolah mereka masing-masing.

Bahkan dilansir dari Chanel YouTube Najwa Shihab seorang perempuan hebat mengatakan bahwa lulusan tahun ini adalah lulusan generasi emas, dengan alasan tahan banting dengan keadaan, perubahan pendidikan di tahun 2020 dan lainnya yang harus di lalui. Serta ia mengatakan banggalah atas dirimu  sendiri, bahwa keadaan ini membuat kamu banyak belajar, kelak di masa depan kamu akan mendapatkan masa depan yang Gemilang.

Selain itu meskipun banyak tersebar di media sosial yang menjadikan hal ini sebagai candaan banyak juga yang kemudian memberikan semangat pada lulusan tahun ini .

Di antaranya mantan presiden Amerika serikat barrack Obama ,taylor Swift hingga BTS dalam sebuah acara yang di selenggarakan oleh pihak YouTube untuk menghormati para lulusan tahun 2020 yang tidak memiliki perayaan akibat wabah pandemi Covid-19.

Hal seperti ini harusnya kita apresiasi, sehingga memberikan semangat pada seluruh angkatan lulusan tahun 2020. Kita seharusnya saling menyemangati, mengingat kondisi negara agar mereka terus bersemangat untuk  terus melanjutkan pendidikannya.

[ A_s ]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tonggak Berdirinya Negara

Terlepas daripada pengakuan secara de facto dan de jure, negara mampu berdiri kokoh dan utuh serta unggul terkemuka di kancah internasional. Namun justru hal ini luput dari ruang-ruang publik dan malah di pelintir oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Wacana demi wacana beredar di khalayak untuk di jadikan ladang subur untuk di konsumsi masyarakat yang tidak berfaedah. Tindakan ekslusif yang tak menjanjikan terlebih lagi mematikan nalar kritis bagi kaum cendekiawan. Teringat beberapa fenomena yang terjadi, yang tak lain dan tak bukan adalah untik hasrat kapitalis media memainkan instrumennya dengan ritme yang sempurna. Hanya mengingatkan kembali bahwa kita selayaknya mengetahui relasi antara rakyat, pemerintah, kaum cendekiawan, budaya dan spiritualitas untuk menjaga esensi yang hingga saat ini membuat negara kita menjadi terbelakang dan hanya di pandang sebelah mata oleh negara adidaya. Skenario ini di buat lembaga-lembaga intelegent untuk mengambil peran yang sub...

Perempuan sebagai Hamba Allah Swt

  Perempuan sebagai Hamba Allah Swt penulis: Nur Azima “cara pandang yang membeda-bedakan status gender (jenis kelamin), ras, suku, agama dan bangsa bukanlah cara pandang Tuhan melainkan cara pandang manusia” _KH. Husein Muhammad_ Islam sangat memperhatikan kondisi dan kedudukan perempuan. Islam  melakukan transformasi sosial atas status, posisi, dan peran perempuan, baik dalam ruang domestik maupun publik dengan cara-cara yang mulia tanpa melewatI atau mempertentangkan batas yang menjadi koodrat bagi perempuan Sejarah  yang tidak terelakkan mengamini kita untuk melihat keagungan Allah Swt dalam menciptakan makhluknya dengan sebaik-baiknya. Diantara Allah itu maha maha ‘adil’, subtansi Al-Quran adalah cinta dan kasih sayang, dengan demikian substansi Al-Qur’an juga seluruhnya juga tergambarkan sebuah keadilan sebagai manifestasi cintanya, termasuk adil antara laki-laki dan perempuan.  Pada zaman ‘jahiliyah’ kondisi perempuan sangatlah tidak manusiawi, begitu banyak p...

Pesantren sebagai Kiblat Pendidikan

Pernahkah kita berpikir, apa aset terbesar Negeri ini ? Wahai kaum muda , bangsa ini memiliki keragaman mulai dari sisi tradisi, budaya, dan agama. Akankah berbagai keragamaan itu mampu kita terus terjaga dan lestarikan ? Itu pertanyaan penting untuk kalangan muda dengan berbagai macam gagasan dan intelektualitas. Begitu banyak persoalan yang menjadi tantangan kaum muda hari ini. Mulai dari krisis moral, mental, dan praksis pengetahuan dalam kehidupan sehari hari yang kadang disepelekan.     Saya teringat dengan apa yang pernah ditulis oleh Hadratussyeikh K.H. Hasyim Asyari bahwa, negeri ini punya identitas tersendiri. Identitas yang dimaksud itu adalah keragaman yang dimiliki bangsa ini. Namun adakah wadah yang tetap konsisten melestarikan keragaman itu ? Jawabnya tentu saja PESANTREN . Mungkin itulah wadah pendidikan yang akan saya ulas dalam tulisan ini.     Kenapa harus pesantren ? Sebenarnya semua wadah pendidikan mengajarkan berbagai macam keragama...