Langsung ke konten utama

Episode “Penyempuan” Menurut @peyemp


Episode “Penyempuan” Menurut @peyemp

Penulis : Sartika Kasri

"Banyak rahasia di dalam diri seorang perempuan yang tidak di ketahui oleh laki-laki dan kami memilih untuk menyimpannya rapat-rapat".
(@peyemp)

Seperti itulah ungkapan saat pertama kali penulis membaca sebuah novel yang berjudul “penyempuan”. Buku yang menceritakan sosok perempuan dengan berbagai masalah yang dihadapi dalam kehidupannya. meski sebahagian ceritanya di bahas secara garis besar saja.

Buku yang di tulis oleh seorang perempuan yang tak ingin di ketahui identitas aslinya itu kemudian menggunakan nama samaran @peyemp, menggambarkan sebuah perasaan yang berasal dari amarah, kesedihan, tawa, tangis, kesepian dan luka. 

Buku ini awalnya merupakan curhatan hati para  perempuan-perempuan di akun media sosial yang kemudian di abadikan menjadi sebuah buku. Eitsss, keren kan

Berbicara tentang perempuan, seringkali beberapa penulis mengatakan bahwa perempuan adalah makhluk dengan ciri khasnya yang sangat peka, sensitif, empati bahkan simpati.

Karakter inilah yang kemudian yang di karuniakan kepadanya sehingga ia memiliki sifat yang lemah lembut.

perempuan kadang kala dilabeli mahluk yang cengeng. namun perlu diketahui, bahwa ia lebih mudah menggambarkan kesedihannya lewat air mata. wkwkwk

Sesekali melukiskan bahagia dengan tawa, bahkan lebih pandai memanifulasi senyum meski hati mendung kelabu. Kasihan, inilah bakat alami yang di miliki. memang sih, perempuan lebih ekspresif dalam hal demikian ketimbang laki-laki, bukan berarti laki-laki tidak pernah menangis ya. Ayo ngaku, wkwkwk

Perlu diketahui juga bahwa menangis itu sehat, kata siapa?. Menurut ilmu kesehatan dengan menangis akan mengeluarkan zat endorfin yang ada di otak, sehingga memberikan ketenangan. jadi jangan heran setelah menangis terkadang seseorang merasakan ketenangan tersendiri.

Berbicara tentang perempuan, juga tidak akan terlepas dengan yang namanya hubungan asmara antar sepasang kekasih. Cie cie, yang senyum sendiri. Hmmm

Kadang kala ada saja masalah-masalah yang jadi ujian dalam hubungan antar sepasang kekasih.

Mungkin di antara kita pernah mengalami hal demikian, seperti di putuskan dan di tinggalkan karena ada perempuan yang di anggap baik dan lebih cantik.

Momennya pas lagi sayang-sayangnya… Upssss, wkwkwk gila cuk

Hal ini akan menjadi cambukan bagi diri kita apalagi harus melepaskan orang yang sangat kita cintai dan telah menjalin kasih yang cukup lama.

Bahkan kita berlarut-larut dalam merenungi hal ini. merasa bahwa diri kita kurang dan bahkan menyalahkan orang lain. tak jarang kita temui perempuan yang menyakiti dirinya sendiri karena ditinggalkan oleh kekasihnya.

Kadang kala Masalah percintaan juga kemudian mengganggu setiap unsur dalam hidup seseorang. hanya karena ditinggalkan oleh pacar udah mau bunuh diri, minum pestisida lah, dan lainnya. Pada akhirnya mengganggu psikologis seorang perempuan. Hati-hati juleha

Tak jarang juga kita jumpai seorang perempuan yang mengesampingkan akademiknya Hanya karena terbawah manisnya kehidupan ber asmara. layaknya hidup hanya serasa berdua. Terus, yang lainnya hanya numpang ya? hehehe

Wahai perempuan bangkitlah, cobalah untuk merenungkan dirimu apakah hidupmu harus engkau habiskan untuk memikirkan orang yang tidak memikirkan dirimu.

Cobalah berprinsip bahwa kamu adalah orang yang berharga. bukan berarti kamu tidak menghargai sosok laki-laki yang telah bersamamu, tapi cobalah untuk membuka dunia baru dalam hidupmu . 

Hal yang terpenting harus kamu ingat adalah selain dia yang engkau pikirkan, ada banyak hal yang kau lupakan. Engkau memiliki sahabat dan teman yang mampu mengisi keseharian mu, mampu memberi terang dalam gelapmu.

Cobalah memberanikan diri, karena kekhawatiran yang selalu mengganjal bahwa engkau tak bisa hidup tanpa dirinya, tak tau kemana arah tujuan mu, adalah bualan belaka. 

Hal-hal seperti inilah yang kemudian membutakan diri hingga mimpi terlupakan. Terlalu lama dibutakan oleh keterpurukan, nyatanya Setelah mencoba hidupmu pun akan baik- baik saja kan. Coba miki

Faktanya matahari tetap terbit di kalah fajar, bumi tetap berputar pada porosnya, bulan tetap setia pada malam, dan Bintang tetap memancarkan cahayanya.

Jangan khawatir yang belum terjadi, karena itu akan selalu membuatmu terjebak pada putaran keterpurukan yang membuatmu tak akan menemukan cahaya baru menuju jalan kemenangan yang sesungguhnya.

Tak mampu kita elakkan Perempuan adalah makhluk yang menggunakan perasaan secara dominan dan laki-laki lebih banyak menggunakan akal. Banyak kemudian perempuan yang menjadi korban dalam sebuah hubungan asmara.

Tidak sedikit para lelaki yang kemudian melakukan tindakan kekerasan terhadap perempuan, dan yang lebih parahnya lagi ketika seorang laki-laki tersebut meminta maaf di sertai dengan rayuan manis. Hati-hati hayati

Perempuan tidak sadar bahwa jika laki-laki yang memang serius mencintainya tidak akan pernah membuatnya menangis atau bahkan menyakiti dirinya.

Cobalah untuk berpikir logis, jangan terlalu sering menuruti perasaan mu, karena sesungguhnya cinta itu membuat bahagia, kalau tidak bahagia, ya bukan cinta namanya. 

Ingatlah, Ketika kehidupan memberi kita episode terburuk, jangan menyerah. tak selamanya kita terluka dan tak selamanya kita berduka. Ingat, Sebesar apapun cintamu pada seseorang jangan sampai mengalahkan logikamu.

Air matamu adalah berlian, dan hanya pantas jatuh untuk orang yang menganggapmu berlian. Kata siapa? Kata mereka yang menganggap mu berlian

[ A_s ]

Sumber Referensi : Buku Novel Penyempuan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tonggak Berdirinya Negara

Terlepas daripada pengakuan secara de facto dan de jure, negara mampu berdiri kokoh dan utuh serta unggul terkemuka di kancah internasional. Namun justru hal ini luput dari ruang-ruang publik dan malah di pelintir oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Wacana demi wacana beredar di khalayak untuk di jadikan ladang subur untuk di konsumsi masyarakat yang tidak berfaedah. Tindakan ekslusif yang tak menjanjikan terlebih lagi mematikan nalar kritis bagi kaum cendekiawan. Teringat beberapa fenomena yang terjadi, yang tak lain dan tak bukan adalah untik hasrat kapitalis media memainkan instrumennya dengan ritme yang sempurna. Hanya mengingatkan kembali bahwa kita selayaknya mengetahui relasi antara rakyat, pemerintah, kaum cendekiawan, budaya dan spiritualitas untuk menjaga esensi yang hingga saat ini membuat negara kita menjadi terbelakang dan hanya di pandang sebelah mata oleh negara adidaya. Skenario ini di buat lembaga-lembaga intelegent untuk mengambil peran yang sub...

Perempuan sebagai Hamba Allah Swt

  Perempuan sebagai Hamba Allah Swt penulis: Nur Azima “cara pandang yang membeda-bedakan status gender (jenis kelamin), ras, suku, agama dan bangsa bukanlah cara pandang Tuhan melainkan cara pandang manusia” _KH. Husein Muhammad_ Islam sangat memperhatikan kondisi dan kedudukan perempuan. Islam  melakukan transformasi sosial atas status, posisi, dan peran perempuan, baik dalam ruang domestik maupun publik dengan cara-cara yang mulia tanpa melewatI atau mempertentangkan batas yang menjadi koodrat bagi perempuan Sejarah  yang tidak terelakkan mengamini kita untuk melihat keagungan Allah Swt dalam menciptakan makhluknya dengan sebaik-baiknya. Diantara Allah itu maha maha ‘adil’, subtansi Al-Quran adalah cinta dan kasih sayang, dengan demikian substansi Al-Qur’an juga seluruhnya juga tergambarkan sebuah keadilan sebagai manifestasi cintanya, termasuk adil antara laki-laki dan perempuan.  Pada zaman ‘jahiliyah’ kondisi perempuan sangatlah tidak manusiawi, begitu banyak p...

Pesantren sebagai Kiblat Pendidikan

Pernahkah kita berpikir, apa aset terbesar Negeri ini ? Wahai kaum muda , bangsa ini memiliki keragaman mulai dari sisi tradisi, budaya, dan agama. Akankah berbagai keragamaan itu mampu kita terus terjaga dan lestarikan ? Itu pertanyaan penting untuk kalangan muda dengan berbagai macam gagasan dan intelektualitas. Begitu banyak persoalan yang menjadi tantangan kaum muda hari ini. Mulai dari krisis moral, mental, dan praksis pengetahuan dalam kehidupan sehari hari yang kadang disepelekan.     Saya teringat dengan apa yang pernah ditulis oleh Hadratussyeikh K.H. Hasyim Asyari bahwa, negeri ini punya identitas tersendiri. Identitas yang dimaksud itu adalah keragaman yang dimiliki bangsa ini. Namun adakah wadah yang tetap konsisten melestarikan keragaman itu ? Jawabnya tentu saja PESANTREN . Mungkin itulah wadah pendidikan yang akan saya ulas dalam tulisan ini.     Kenapa harus pesantren ? Sebenarnya semua wadah pendidikan mengajarkan berbagai macam keragama...