Langsung ke konten utama

Yang Melekat Padanya...

Dari judul diatas pasti kalian semua bertanya-tanya apa maksud dari judul tersebut ?. Jadi, berbicara tentang "melekat", ada sesuatu yang tidak terpisah dari sesuatu tersebut. Disini saya analogikan kepada Perempuan sebab perempuan tidak terlepas atau identik dari yang namanya "kecantikan".

Sudah menjadi fitrah manusia jika menyukai yang namanya estetika atau keindahan. Jadi, kerap kali yang namanya kecantikan diidentikkan dengan perempuan, sebab perempuan memiliki kecantikan dan kemampuan menampilkannya serta perhatian lebih besar dibandingkan laki-laki.

Pada realitanya, ternyata kecantikan adalah dambaan. Secara tidak sadar, semua pekerjaan yang sebagian (perempuan) lakoni sebenarnya berkiblat pada kecantikan. Ada yang bekerja demi perawatan kulit, wajah, bahkan kuku yang biayanya hampir setara dengan biaya pendidikan di kampus-kampus swasta. Beberapa orang pun bekerja siang dan malam  untuk membayar biaya  memutihkan gigi yang konon sampai ratusan juta. Tidak berbeda di negara Girls Generation sebagai pusat operasi plastik di dunia; hidung mancung, mata indah, bibir seksi atau penipisan lemak adalah perkara tai kuku dan mereka bahkan menjadikannya sebagai hadiah ulang tahun bagi anak-anaknya.

Mungkin hingga kini, apa yang terlihat melekat sekarang pada diri perempuan boleh jadi bukan lagi sesuatu yang asli, tetapi hasil upaya make-up atau operasi pelastik. Makanya banyak dikatakan bahwasanya perempuan yang menarik banyak lelaki adalah perempuan yang mampu memanipulasi kecantikannya.

Dalam agama islam menganjurkan untuk memadukan antara keindahan jasmani dan keindahan rohani. Seperti inner beauty kecantikan (inmateri) yang bersumber dari dalam seseorang seperti perempuan sopan cerdas baik hati, juga ada yang dari luar. Kecantikan dari luar seperti wajah yang putih hidung yang mancung bibir yang seksi tergantung menurut pandangan mereka tentang cantikan yang ideal. Jika kecantikan luar (materi) hanya menyenangkan mata penikmatnya, sedangkan kecantikan dari dalam membuat menawan hati seseorang.

jadi kesimpulan yang bisa kita tarik bersama, bahwasannya perempuan yang cantik itu jika dapat mengabungkan antara kecantikan inmateri dan materi., Jika ia bisa, tapi pesona kecantikan dari dalam lebih kuat dibanding kecantikan dari luar, sebab kecantikan fisik kapan saja bisa berubah, bahkan rusak. Jadi yang terpenting adalah, perempuan harus memiliki kecantikan yang berasal dari dalam sebab itu tidak akan hilang atau dimakan waktu walaupun sudah meninggal dunia tetap kecantikannya tetap akan dikenang.

Wallaahul muwaafieq ilaa aqwaamith thoriiq.... Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Credit by : Halizah Mutmainnah.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Seberapa Pentingkah Pendidikan Budaya dalam Era Globalisasi yang Progresif ?

Tentunya, bukan hal yang asing lagi di telinga kita mendengar perkembangan teknologi yang begitu pesat, seiring berjalannya waktu dalam perputaran bumi pada porosnya, khususnya dalam dunia Pendidikan. Barang itu, telah menjadi suatu keharusan bagi kita untuk dapat menikmatinya pula patut kita Syukuri bersama.  Maka itu pun, bukan menjadi alasan bagi setiap insan yang telah menikmati hasil dari semua ciptaan atas Ciptaan-Nya dengan beranggapan bahwa " Pendidikan Masa Kini tak akan ada pengaruhnya terhadap Masa yang akan Datang ". Artinya, anggapan seperti ini dikeluarkan bahwasanya, apa yang telah ada di masa kini itu sudah menjadi bagian daripada hasil dari masa lampau yang mungkin tetap selalu terkait hingga akhir zaman, namun akan terdikotomi oleh sikap yang tidak etis lagi atau dengan kata lain apatis (acuh tak acuh/masa bodoh) lagi dalam berpikir.  Olehnya, jangan heran jika hari ini kaum-kaum yang bergelut dalam dunia edukasi, itu sudah berkamuflase di poro...

SAYYIDAH AISYAH RA, Sang inspirator perempuan masa kini.

AISYAH merupakan wanita pilihan yang sangat istimewa, sang kekasih Rasulullah SAW. Sosoknya yang sangat cerdas menjadi modal tersendiri olehnya sehingga menjadi wanita yang dihormati dan disegani pada masanya, bahkan mungkin sampai saat ini masih dikagumi berkat kecerdasan yang dimilikinya.   Berbicara tentang sosok Aisyah dengan segala pemikirannya yang cemerlang, ilmu yang meluas, ketegasannya dalam bersikap, dan kepribadiannya yang mulia serta paras fisiknya yang sempurna membuat para kaum hawa masa kini sangat termotivasi, sehingga perempuan masa kini sangatlah ingin berkedudukan seperti sosok Aisyah, kekasih Rasulullah SAW.   Dapat kita ulas kembali beberapa jasa-jasa Aisyah dalam memperjuangkan harkat dan martabat perempuan, diantaranya : - Sosok Aisyah yang istiqomah membela hak perempuan. Tidak dapat dipungkiri, sejak zaman jahiliyah hingga masuknya ajaran islam di Arab, sosok perempuan tetap berada pada level kedua setelah laki-laki, padah...

Generasi Z dan Artifisial Intelegensi

  Penulis : Muhammad Arya Gandi Abdillah Setiap zaman istilah yang dilabelkan pada setiap generasi selalu berubah-ubah mulai dari generasi old, generasi milineal, dan generasi sekarang yakni generasi z. Seiring dengan perkembangan zaman maka perkembangan setiap generasi pun berubah. Perubahan istilah tersebut telah berdampak pada sistem serta cara hidup masyarakat, dengan pengalihannya pada alur teknologi, lalu perubahan demikian telah juga merembet pada generasi yang hampir seluruh aturan kehidupannya telah di sandarkan semuanya pada teknologi. Generasi z telah menjadi label bagi kalangan muda masa kini, dimana era penguasaan teknologi digunakan dalam beragam sektor. Ketika tidak memanfaatkan hal demikian untuk mencari serta menggunakan teknologi sebagai mana mestinya, maka manusia menjadi terlena oleh teknologi yang ada. Teknologi adalah peluang besar para generasi z untuk menemukan informasi positif dibalik penyajian teknologi, apalagi teknologi telah menggurita didalam setiap a...