Langsung ke konten utama

SAYYIDAH AISYAH RA, Sang inspirator perempuan masa kini.

AISYAH merupakan wanita pilihan yang sangat istimewa, sang kekasih Rasulullah SAW. Sosoknya yang sangat cerdas menjadi modal tersendiri olehnya sehingga menjadi wanita yang dihormati dan disegani pada masanya, bahkan mungkin sampai saat ini masih dikagumi berkat kecerdasan yang dimilikinya.  

Berbicara tentang sosok Aisyah dengan segala pemikirannya yang cemerlang, ilmu yang meluas, ketegasannya dalam bersikap, dan kepribadiannya yang mulia serta paras fisiknya yang sempurna membuat para kaum hawa masa kini sangat termotivasi, sehingga perempuan masa kini sangatlah ingin berkedudukan seperti sosok Aisyah, kekasih Rasulullah SAW.  

Dapat kita ulas kembali beberapa jasa-jasa Aisyah dalam memperjuangkan harkat dan martabat perempuan, diantaranya :

- Sosok Aisyah yang istiqomah membela hak perempuan.

Tidak dapat dipungkiri, sejak zaman jahiliyah hingga masuknya ajaran islam di Arab, sosok perempuan tetap berada pada level kedua setelah laki-laki, padahal wanita sangat mulia keberadaannya. 

Jasa-jasa Aisyah sangat jelas tentang masalah keperempuanan. Dalam salah satu fatwanya membahas tentang bagaimana perempuan mempertahankan haknya, khususnya dalam rana rumah tangga yang harus menuntut semua kebutuhannya tanpa tertindas oleh kaum lelaki. 

-Sosok Aisyah sebagai salah satu wanita yang berpengaruh terhadap perkembangan perempuan masa kini.

Seiring dengan berkembangnya zaman yang disebabkan oleh canggihnya teknologi menjadi salah satu pemicu perubahan yang sangat signifikan pada perempuan masa kini terkhusus wanita muslimah. 

Tetapi karena kegigihan sosok Aisyah yang pada masanya sudah menanamkan dan menyebarluaskan sifat yang senantiasa selalu melaksanakan syariat islam, terkhusus pada perempuan yang kodratnya harus menutup aurat dengan kerudung.

Sehingga pada saat ini, meskipun zaman berkembang dengan berbagai jenis budaya yang datang merasuki setiap kaum perempuan negeri ini,  tetapi karena sosok Aisyah-lah perempuan saat ini sadar akan kodratnya serta senantiasa gigih mengamalkan setiap langkah Aisyah yang tetap memegang teguh keyakinannya menghadapi godaan trend fashion dan budaya masa kini.

Khususnya dalam masalah fashion, misalnya terkait dengan hijab, perempuan masa kini tidak takut lagi untuk mengenakan jilbab dikarenakan sudah adanya ilmu fashion modern, hijab yang bisa dimodifikasi, sehingga para wanita masa kini tetap tertarik memakai jilbab asalkan tidak menyalahi aturan yang sebelumnya sudah diajarkan oleh sosok ibunda Aisyah, ummul muslimin. 

Bercermin dari hal tersebut, maka sudah sepantasnya kita tetap bisa jadi fashionable yang bisa merias diri, sekaligus merias akal budi kita. Sibuk memoles wajah dengan gincu merah, alis coklat, lingkaran mata hitam tak jadi masalah. Tetapi sibuklah juga dengan memoles isi kepala, meskipun sulit asalkan perlahan tapi pasti. Save millenial woman. 


Credit by : Sahabat(i) Ummul Khaera A.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Seberapa Pentingkah Pendidikan Budaya dalam Era Globalisasi yang Progresif ?

Tentunya, bukan hal yang asing lagi di telinga kita mendengar perkembangan teknologi yang begitu pesat, seiring berjalannya waktu dalam perputaran bumi pada porosnya, khususnya dalam dunia Pendidikan. Barang itu, telah menjadi suatu keharusan bagi kita untuk dapat menikmatinya pula patut kita Syukuri bersama.  Maka itu pun, bukan menjadi alasan bagi setiap insan yang telah menikmati hasil dari semua ciptaan atas Ciptaan-Nya dengan beranggapan bahwa " Pendidikan Masa Kini tak akan ada pengaruhnya terhadap Masa yang akan Datang ". Artinya, anggapan seperti ini dikeluarkan bahwasanya, apa yang telah ada di masa kini itu sudah menjadi bagian daripada hasil dari masa lampau yang mungkin tetap selalu terkait hingga akhir zaman, namun akan terdikotomi oleh sikap yang tidak etis lagi atau dengan kata lain apatis (acuh tak acuh/masa bodoh) lagi dalam berpikir.  Olehnya, jangan heran jika hari ini kaum-kaum yang bergelut dalam dunia edukasi, itu sudah berkamuflase di poro...

Refleksi Pola Pikir Generasi Muda Masa Kini

Corak pemikiran generasi muda saat ini bersifat fanatis terhadap sesuatu sepanjang apa yang terlihat olehnya sehingga tak mampu merasai makna yang tersembunyi. Secara realistis, para pemuda-pemudi hari ini disibukkan oleh hal yang berbau selfish, mulai mengupdate status dengan tagar halalkan atau tinggalkan, dan lain-lain. Sehingga mereka terjebak pada dogma yang dilakukan untuk tak lagi memikirkan kesatuan dan perdamaian di negara Indonesia. Tidak bisa dipungkiri bahwa proses ideologisasi yang begitu massif dilakukan oleh kelompok-kelompok yang terorganisir untuk memecah belah kesatuan negara kita. Hoax bertebaran di media sosial yang menjadi bahan konsumsi bagi generasi muda, namun parahnya lagi ikut terlibat aktif dalam menyebarkan hoax di jejaring media sosial. Seperti yang sudah diterangkan di atas bahwa generasi muda kian mengagung-agungkan untuk menikah diusia muda, ditambah lagi dengan fenomena stigmatisasi pacaran ala syar'i. Namun belum cukup sadar bahwa ini ...