Langsung ke konten utama

pentingnya pendidikan bagi kaum perempuan


Pentingnya pendidikan bagi kaum perempuan

Penulis: Anisa Lehing

 Tanpa menyalahi kodrat sebagai perempuan     pendidikan memang penting dan utama, meskipun   pada akhirnya perempuan tidak terlepas sebagai   peran generasi penerus rumah tangga.

Tak henti-hentinya berbicara mengenai pendidikan tinggi mungkin, bukan hal yang asing lagi ditelinga semua orang apalagi masa sekarang ini sudah zaman modern dengan perkembangan pesat teknologi dan ilmu pengetahuan sehingga membuat makin banyak orang sadar bahwa pentingnya sebuah pendidikan.

Pendidikan diberikan bukan hanya dalam lembaga formal saja, namun juga diperlukan bimbingan pendidikan non formal mengingat memory kembali dengan pertanyaan yang selalu dilontarkan seberapa penting sih pendidikan?

 tanpa ragu jawabannya pendidikan itu sangat penting. Hingga akan muncul pertanyaan selanjutnya, apakah pendidikan yang tinggi sangat penting untuk seorang Perempuan?  jawabannya dengan lantang ya sangat penting.

Pendidikan pada masa sekarang seharusnya tidak lagi memandang gender, apakah dia kaum perempuan ataupun laki-laki. Memiliki pendidikan yang tinggi bagi seorang perempuan mungkin bukan hal yang mudah untuk dicapai apalagi jika dikaitkan dengan kodrat perempuan yang kelak akan menjadi ibu rumah tangga. So, why not? Tidak lah salah jika kelak memang seorang perempuan akan menjadi ibu rumah tangga tetapi juga bisa memiliki pendidikan yang tinggi.

Sebab itu bukan hanya berbicara tentang pendidikan formal yang kita peroleh di sekolah atau di universitas, tetapi bagaimana seorang perempuan memiliki pengetahuan yang luas dan berusaha meraih pendidikan yang lebih baik itu juga menjadi catatan penting. Karena sejatinya proses merupakan hal yang paling utama dari hasil yang secara kasat mata selalu terlihat.

Dalam kutipan Michelle Obama ia mengatakan dalam pidatonya pada saat berkunjungan di Argentina ingin para perempuan-perempuan memiliki semangat perjuangan yang tinggi dalam pendidikan bahwa buat dirinya pendidikan adalah segalanya.

Terkadang sebagian perempuan berpendapat dan cara berpikirnya tidak didengarkan dengan baik melalui pendidikan yang baik pula dia bisa mengubah sudut pandang orang lain akan hal tersebut.

Bahkan seorang peneliti asal Netherlands, Dr Ben Hamel mengatakan bahwa kecerdasan seorang anak diperoleh oleh seorang ibu, Dr Ben Hamel mengatakan Pengaruh itu sedemikian besar karena tingkat kecerdasan seseorang terkait dengan kromosom X yang berasal dari ibu. Karena itu, ibu yang cerdas berpotensi besar melahirkan anak yang cerdas pula. 

Hingga seluruh perempuan generasi penerus bangsa dengan melalui pendidikan yang baik kita bisa semakin berilmu, melalui pendidikan yang baik kita bisa semakin berpikir kritis dan berdampak positif bagi orang lain, melalui pendidikan kita bisa mengubah kehidupan kita menjadi lebih baik, melalui pendidikan kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik, melalui pendidikan yang baik yang bisa kita raih kelak kita akan menjadi seorang ibu yang baik untuk anak-anak, oleh karena itu jangan menyalahi kodrat sebagai perempua Bahkan semakin memuliakan kodrat kita sebagai perempuan.

Lets be smart! Knowledge is power but character is more!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Refleksi Pola Pikir Generasi Muda Masa Kini

Corak pemikiran generasi muda saat ini bersifat fanatis terhadap sesuatu sepanjang apa yang terlihat olehnya sehingga tak mampu merasai makna yang tersembunyi. Secara realistis, para pemuda-pemudi hari ini disibukkan oleh hal yang berbau selfish, mulai mengupdate status dengan tagar halalkan atau tinggalkan, dan lain-lain. Sehingga mereka terjebak pada dogma yang dilakukan untuk tak lagi memikirkan kesatuan dan perdamaian di negara Indonesia. Tidak bisa dipungkiri bahwa proses ideologisasi yang begitu massif dilakukan oleh kelompok-kelompok yang terorganisir untuk memecah belah kesatuan negara kita. Hoax bertebaran di media sosial yang menjadi bahan konsumsi bagi generasi muda, namun parahnya lagi ikut terlibat aktif dalam menyebarkan hoax di jejaring media sosial. Seperti yang sudah diterangkan di atas bahwa generasi muda kian mengagung-agungkan untuk menikah diusia muda, ditambah lagi dengan fenomena stigmatisasi pacaran ala syar'i. Namun belum cukup sadar bahwa ini ...

Seberapa Pentingkah Pendidikan Budaya dalam Era Globalisasi yang Progresif ?

Tentunya, bukan hal yang asing lagi di telinga kita mendengar perkembangan teknologi yang begitu pesat, seiring berjalannya waktu dalam perputaran bumi pada porosnya, khususnya dalam dunia Pendidikan. Barang itu, telah menjadi suatu keharusan bagi kita untuk dapat menikmatinya pula patut kita Syukuri bersama.  Maka itu pun, bukan menjadi alasan bagi setiap insan yang telah menikmati hasil dari semua ciptaan atas Ciptaan-Nya dengan beranggapan bahwa " Pendidikan Masa Kini tak akan ada pengaruhnya terhadap Masa yang akan Datang ". Artinya, anggapan seperti ini dikeluarkan bahwasanya, apa yang telah ada di masa kini itu sudah menjadi bagian daripada hasil dari masa lampau yang mungkin tetap selalu terkait hingga akhir zaman, namun akan terdikotomi oleh sikap yang tidak etis lagi atau dengan kata lain apatis (acuh tak acuh/masa bodoh) lagi dalam berpikir.  Olehnya, jangan heran jika hari ini kaum-kaum yang bergelut dalam dunia edukasi, itu sudah berkamuflase di poro...

SAYYIDAH AISYAH RA, Sang inspirator perempuan masa kini.

AISYAH merupakan wanita pilihan yang sangat istimewa, sang kekasih Rasulullah SAW. Sosoknya yang sangat cerdas menjadi modal tersendiri olehnya sehingga menjadi wanita yang dihormati dan disegani pada masanya, bahkan mungkin sampai saat ini masih dikagumi berkat kecerdasan yang dimilikinya.   Berbicara tentang sosok Aisyah dengan segala pemikirannya yang cemerlang, ilmu yang meluas, ketegasannya dalam bersikap, dan kepribadiannya yang mulia serta paras fisiknya yang sempurna membuat para kaum hawa masa kini sangat termotivasi, sehingga perempuan masa kini sangatlah ingin berkedudukan seperti sosok Aisyah, kekasih Rasulullah SAW.   Dapat kita ulas kembali beberapa jasa-jasa Aisyah dalam memperjuangkan harkat dan martabat perempuan, diantaranya : - Sosok Aisyah yang istiqomah membela hak perempuan. Tidak dapat dipungkiri, sejak zaman jahiliyah hingga masuknya ajaran islam di Arab, sosok perempuan tetap berada pada level kedua setelah laki-laki, padah...